Diskusi di kuliah
Kuliah aktaIV tidak sama dengan perkuliahan yang saya alami saat di UNIKOM. Kebanyakan dosen kami tidak memberikan ceramah saat mengajar, namun lebih banyak mengadakan diskusi atas permasalahan yang dipaparkan oleh dosen. Beberapa dosen tidak memberikan caramah namun memberikan bahan diskusi untuk disampaikan secara berkelompok. Saya bukan tipe orang yang suka berbicara dalam diskusi (tipe yang gak mau repot lah) tapi dibeberapa kesempatan saya ingin menyampaikan apa yang ada didalam benak saya. Anehnya setiap saya mengemukakan pendapat semua kelas langsung sunyi (padahal apa yang saya sampaikan biasa saja), nah melihat situasi kelas yang tiba-tiba sunyi dan tatapan mata dari rekan-rekan membuat konsentrasi saya buyar (padahal dari awal setiap pendapat tidak benar-benar diperhatikan oleh seluruh kelas), karena sudah terlanjur mengemukakan opini terpaksa saya harus terus meneruskannya. Ditengah kepanikan saya coba untuk mengingat “apa sih yang mau gue omongin?” ahirnya pembicaraan saya malah muter-muter gak tentu arah walaupun disaat terahir saya dapat menemukan kembali inti dari pembicaraan saya.
 Anehnya… setelah saya duduk teman-teman saya malah tepuk tangan HAH…?

